Connect with us

Militer

Mengantisipasi Gangguan Keamanan di wilayah Lanud Manuhua Kesiapsiagaan Prajurit ditingkatkan

BIAK, metroheadline.com – Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M. Menekan kembali kepada seluruh prajurit Lanud Manuhua tentang kesiapsiagaan prajurit dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan yang terjadi diwilayah Lanud Manuhua, Penekanan ini disampaikan pada saat apel khusus dalam rangka pengecekan pasukan satuan pertahanan pangkalan ( Sathanlan ) di hanggar Skadron 27 Lanud Manuhua Biak, ( 30/11/2021 )

Dalam sambutannya Komandan Lanud Manuhua menyampaikan, Lanud Manuhua yang berada di wilayah Biak, merupakan Pangkalan operasi yang berada di pulau terluar berbatasan dengan laut pasifik dimana laut pasifik merupakan jalur strategis yang banyak dilintasi kapal – kapal perdagangan asing melakukan perdagangan antar negara, hal ini akan membawa dampak acaman yang kemungkinan terjadi baik melalui penerobosan, infiltrasi dan lainnya. Lanud Manuhua dengan kekurangan dan kelebihannya saat ini kita dituntut harus mampu mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dari musuh yang masuk diwilayah Lanud Manuhua,

Saat ini Lanud Manuhua memiliki hampir 400 hektar dan merupakan aset terbesar satuan TNI yang ada di Biak, untuk itu saya minta kepada Komandan satuan pertahanan pangkalan beserta personel yang berada dibawahnya mengkoordinir serta berkoordinasi dengan satuan samping untuk menjaga dan mengamankan aset yang kita miliki dari ganguan keamanan dan berbagai kejahatan lainnya, laksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang ada secara terukur dengan mengedepankan cara persuasif. Lanjut Komandan.

Selesai memberikan arahan Komandan Lanud Manuhua didampingi Para Kadis, Dansatpom, Kaintel serta Dansathanlan, mengecek kelengkapan personel yang digunakan sathanlan berupa rompi anti peluru, helm, tameng serta pentungan, kegiatan ini menerapakan protokol kesehatan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Militer