Connect with us

Uncategorized

Membangun Kemitraan “Kadispenau Ajak Silaturahmi dan Ngobrol Bareng Dengan Awak Media.”

JAKARTA, Metroheadline.com – Dalam rangka membangun kemitraan strategis dengan media, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, selaku Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) bersilaturahmi dan ngobrol bareng dengan sejumlah media nasional baik media online, Cetak dan Elektronik yang dilaksanakan di Resto Gama Green Terrace , TMII Jakarta Timut (21/2/2023).

Kadispenau berharap, ke depan kemitraan strategis antara Dispenau selaku pelaksana fungsi kehumasan TNI AU dengan media massa perlu diperkuat dalam rangka membangun iklim informasi yang sehat demi kepentingan bangsa dan negara.

Kadispenau mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang hangat dari para Awak Media yang hadir serta berharap sinergitas yang telah terjalin antara TNI AU dengan media dapat ditingkatkan khususnya dalam membangun iklim pemberitaan yang sehat bagi publik.

Di akhir acara Kadispenau memberikan keterangan terkait TNI AU siapkan skenario evakuasi penumpang heli Polda Jambi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyatakan pihaknya telah menyiapkan skenario untuk mengevakuasi para penumpang helikopter Polda Jambi yang harus melakukan pendaratan darurat di kawasan Bukit Tamia, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Kadispenau mengatakan helikopter TNI AU NAS-332 Super Puma H-321, yang diperbantukan untuk misi evakuasi tersebut, pada Selasa pagi, telah bergerak ke helipad PLTA Kerinci, tetapi seluruh tim evakuasi belum bergerak lebih lanjut karena menghadapi kendala cuaca menuju lokasi yang dituju.

“Memang di sana ada kendala cuaca dan kami update mungkin beberapa jam yang lalu masih belum bisa dilaksanakan misi. Tapi sudah disiapkan skenario, jadi kami bekerja sama dengan Polri dan Basarnas,” kata Indan kepada awak media.

Menurut Kadispenau terdapat empat helikopter yang disiapkan tim gabungan tersebut untuk melakukan misi evakuasi penumpang helikopter Polda Jambi uang melakukan pendaratan darurat itu.

Keempat helikopter tersebut seluruhnya dilengkapi peralatan hoist sehingga bisa melakukan evaluasi dengan manuver hovering atau tanpa mendarat.

“Jadi helikopter tersebut tidak perlu mendarat di lokasi tetapi hovering kurang lebih 30 meter dari sasaran dan akan menurunkan dereknya, yang akan mengevakuasi dan akan membawa ke tempat di mana dilaksanakan pertolongan lanjutan,” ujar Indan.

Kadispenau menambahkan bahwa dalam tim SAR yang memperkuat helikopter Super Puma TNI AU tersebut juga terdapat dokter yang melekat, sehingga bisa melakukan perawatan bagi korban yang dievakuasi selama perjalanan menuju titik pertolongan lanjutan.

Di sisi lain, Kadispenau menyampaikan bahwa selain faktor cuaca, topografi lokasi pendaratan darurat helikopter Polda Jambi yang berupa tebing menjadi kendala lain bagi tim dalam mengevakuasi para korban.

“Saya kira saya lihat ada pepohonan yang harus perlu kehati-hatian dari kru helikopter dan juga petugas penolong yang melakukan tugasnya,” kata Indan.
Seperti diberitakan sebelumnya helikopter Polri jenis Bell 412 SP dengan nomor Registrasi P-3001 yang ditumpangi Kapolda Jambi harus melakukan pendaratan darurat akibat kondisi cuaca di kawasan Hutan Tamia, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Minggu (19/2).

Saat kejadian Kapolda Jambi dalam perjalanan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Turut serta dalam rombongan Kapolda Jambi tersebut Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, Korspri serta Adc Kapolda.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Uncategorized