Home / NASIONAL

Kongres Ke IX Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP)

Rabu | 09 Desember 2020 | 18:07:51 WIB
Kongres Ke IX Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) FOTO | ISTIMEWA

METROHEADLINE.COM — Jakarta, Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) yang merupakan wadah silaturahmi semua dan seluruh generasi Indonesia yang pernah menimba ilmu, bersekolah dan bekerja dan bekerja di Jerman menyelenggarakan Kongres ke IX dengan tema “SINERGI ALUMNI JERMAN UNTUK INDONESIA MAJU”, yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020 di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP).

Kongres diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan COVID19, dimulai pukul 08:00 WIB dengan registrasi peserta yang wajib mengikuti rapid test dan setelah hasil negative maka peserta dilengkapi dengan face shield, masker dan hand sanitizer. Organisasi alumni jerman yang sudah berdiri sejak 1991 ini dapat menjadi contoh kepada yang lain karena dapat menjalankan Kongres secara hybrid. Peserta diberikan tempat 1 meja 1 orang dengan jarak dengan peserta lain kurang lebih 1.5 meter dan ruangan seluas kurang lebih 200 m2 tersebut hanya dapat menampung maksimal 37 tempat duduk. Untuk yang tidak dapat hadir karena terbatasnya tempat, diberikan platform virtual untuk hadir serta pemilihan dilakukan secara demokratis dengan memberikan hak suara via SMS atau melalu Whatsapp.

Dedi Mulyono ketua Organizing Committee menyampaikan bahwa ini adalah cara yang sangat adil dimana panitia kongres tidak mungkin mengintervensi hasil pemilihan. “Banyak cara dan system pooling yang dapat kita gunakan, namun nanti kan kita dapat disalahkan karena sebuah system tidak sempurna, apalagi ini kongres alumni jerman, peserta nya sangat kritis karena mayoritas dosen, pelaku usaha sampai politisi. Jadi kalo SMS dan Whatsapp tidak mungkin salah karena 1 orang 1 identitas dan 1 nomor.” Jelas Dedi kepada media. Kongres IX PAJ diadakan dalam rangka pemilihan Calon Ketua Umum PAJ periode 2020 sampai dengan 2023, Nama Calon Ketua Umum tersebut :
1. Thomas Agung Jonathan, B. Arch, M.A.L.D
2. Ing. Ir. Vidi Galenso Syarief, VDI, S.H., M.H.
3. Fajar Muhammad Azman, MA.
4. Don Haidy Abel, S.T., MBA&E, LMP-NLP

Selain pemilihan Calon Ketua Umum masa bakti 2020-2023 agenda lainnya yaitu yaitu Pertangungjawaban Ketua Umum masa bakti 2017-2020, Program Kerja dan pembahasan serta pengesahan usulan AD dan ART.

Para alumni jerman yang meskipun menimba ilmu, bersekolah dan bekerja di luar negeri namun sangat mengedepankan azas Pancasila sila ke-4 “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” dalam menentukan pemimpin. Musyawarah untuk mencapai mufakat dikedepankan terlebih dahulu diantara para calon ketua umum, meskipun setelah cukup lama bermusyawarah jalan pemilihan suara voting yang diputuskan.

Ketua Umum PAJ terpilih periode 2020 hingga 2023 yaitu Ing. Ir. Vidi Galenso Syarief, VDI, S.H., M.H., akan menjaga hubungan baik billeteral antara 2 (dua) negara Indonesia dan Jerman, khususnya dibidang Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Sosial dan Kebudayaan. Vidi mengantikan Ketua Umum PAJ 2017-2020 Osco Olfriady Letunggamu. Osco merupakan Ketua Umum termuda sepanjang sejarah PAJ. Osco terpilih menjadi Ketua Umum pada Kongres PAJ yang ke VII di usia 34 tahun. Pria kelahiran 1983 ini berhasil memimpin PAJ selama 3 tahun dan membawa PAJ pada proses regenerasi sehingga banyak anggota PAJ yang berumur dibawah 40 tahun masuk dalam kepengurusannya. Dalam masa baktinya, Osco dan para pengurusnya berhasil menyelenggarakan event kesenian internasional The First International Ballet Festival Swan Lake di TamanIsmail Marzuki yang sempat dihadiri oleh Presiden ke 3 Republik Indonesia Prof. B.J.Habibie serta pada Duta Besar negara tetangga dan petinggi negara lainnya. PAJ dimasa bakti Osco juga banyak menyumbang alat kesehatan face shield hampir ke seluruh nusantara untuk pencegahan penyebaran virus Covid19. Ini membuktikan bahwa PAJ selalu selaras mendukung pemerintah tidak hanya dibidang teknologi, tapi juga bidang lainnya dimasa Pandemi ini.

Osco beserta pengurus PAJ masa bakti 2017-2020 mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Vidi yang terpilih sebagai Ketua Umum PAJ periode 2020-2023 pada Kongres ke IX. Wir wünschendir weiterhinalles gute und viel Erfolg. (dalam bahasa jerman)

Latar belakang Sejarah (Background History) PAJ
Perhimpunan Almuni Jerman (PAJ) didirikan oleh Alm. Prof. DR(HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih dikenal dengan B.J Habibie pada tahun 1991. Saat itu Bapak alm. B.J. Habibie menjabat sebagai Menristek Republik Indonesia menilai diperlukannya suatu wadah yang mengasosiasi alumni mahasiswa Indonesia yang telah menempuh pendidikan di Jerman agar setelah selesai pendidikan segera pulang ke Indonesia untuk bekerja serta membantu pembangunan Indonesia.
Pada saat itu Pemerintah Indonesia sedang gencar membangun Infrastruktur dalam negeri. Ketua Umum pertama PAJ adalah Sony Marsono yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri BPN Indonesia dan selain itu terdapat beberapa mantan Ketua Umum PAJ yang dikenal oleh masyarakat dalam kontribusinya kepada Indonesia, diantaranya adalah Ilham Habibie (putra Alm. Bapak B.J, Habibie / penerus program pesawat habibie R80) dan Fauzi Bowo (Mantan Gubernur DKI Jakarta / mantan Duta Besar Indonesia Untuk Jerman)

Alumni Jerman bersinergi untuk kemajuan Indonesia. Ketua Umum PAJ terpilih, Vidi menyampaikan bahwa Visi Misi serta Program yang telah disiapkannya mendukung Visi dan Misi Pemerintah Republik Indonesia untuk memajukan perekonomian Indonesia khususnya dimasa Pademik Covid19 ini.

Vidi akan berusaha menjadi komunikator antara pemerintah RI dan Jerman. Vidi mengharapkan banyak investasi Jerman yang datang ke Indonesia dan akan mengembangkan jaringan alumni Jerman sampai kepelosok daerah untuk membangun Sumbet Daya Manusia yang siap kerja.

_Endro_



Penulis:
Editor: Redaksi