Home / MILITER

Pengangkatan Danpuspom Sebagai Irjen TNI Dipertanyakan

Selasa | 01 Agustus 2017 | 15:03:52 WIB
Pengangkatan Danpuspom Sebagai Irjen TNI Dipertanyakan FOTO | ISTIMEWA

METROHEADLINE.COM — Jakarta - Pengangkatan jabatan yang diberikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspon) Mayjen TNI Dodik Wijanarko,SH sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) TNI dipertanyakan di kalangan militer.

Menurut pemerhati militer Pahrozi, posisi baru Irjen TNI yang berasal dari mantan Danpuspom menjadi tidak lazim. Karena jabatan Irjen biasanya dijabat jenderal yang pernah memimpin teritorial atau minimal pernah menjabat Pangdam.

Posisi Inspektur Jenderal biasanya dijabat sosok yang pernah menduduki garis komando, karena karir Danpuspom paling tinggi bintang dua, ujar Direktur Lembaga Bantuan Hukum Garuda ini.

Selain itu pengangkatan Dodik juga cukup janggal karena menurut informasi yang dihimpun dari sumber di TNI, jabatan Irjen itu tidak melalui pembahasan di Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

Sehingga publik mengkait-kaitkan dengan adanya bargaining atau tukar guling dengan pengungkapan kasus Heli AW 101 yang masih sangat sumir dan belum tuntas ditangani Danpuspom, ujar Fahrozi yang banyak mendengar keluhan dari koleganya.

Sedangkan kasus tersebut belum memenuhi syarat karena masih dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan apakah adanya kerugian negara atau tidak.

Publik juga mempertanyakan ada apa Panglima tiba-tiba mengangkat Danpuspom menduduki jabatan tersebut.

Apa yang melatarbelakangi, adakah kompetensi yang dimiliki Danpuspom, apakah ini tidak ada kaitannya dengan kriminalisasi kasus Heli yang merugikan institusi dalam lingkungan TNI lainnya. (Bg)



Penulis:
Editor: Redaksi