Home / POLKUMHAM

Ketiga Paslon Gubernur DKI Mulai Gencar Perkenalkan Diri

Rabu | 19 Oktober 2016 | 08:52:16 WIB
Ketiga Paslon Gubernur DKI Mulai Gencar Perkenalkan Diri FOTO | ISTIMEWA

METROHEADLINE.COM — Ketiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI sudah mulai gencar memperkenalkan dirinya ke masyarakat menjelang pemilihan yang bakal digelar pada 15 Februari 2017 mendatang. Salah satu sasaran tiga pasangan ini adalah para pemilih muda atau pemula dalam pesta demokrasi warga Ibu Kota.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, para pasangan calon terkadang selalu melupakan para pemilih pemula dan anak-anak muda dalam gelaran lima tahunan ini. Menurut dia, pasangan yang sadar tentu langsung mendekati para anak-anak muda ini.

"Pemilih pemula dan muda sering kali diabaikan oleh calon. Saya kira calon yang sadar akan segera mengarap serius basis pemilih pemula dan muda," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago ketika, Rabu (19/10/2016).

Sandiaga Wakafkan Gajinya Jika Terpilih sebagai Wagub DKI
Sandiaga Akan Luncurkan "Mesin" Pencari Uang untuk Majukan Perfilman
Pangi menilai, bila pasangan, baik petahan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno serius menarik hati para pemilih muda atau dari kalangan anak muda tentu bisa mendongkrak suara masing-masing.

"Ada lebih kurang 30% pemilih muda atau pemula, segmen ini bisa menjadi vote getter. Bagaimana masing-masing calon mengelola basis ini, pemilih pemula dan muda saya kira cukup seksi dan jangan dianggap remeh dan diabaikan,” jelasnya.

Menurut akademisi dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, Tim Pemenangan ketiga pasangan tersebut harus mulai bekerja dan membuat kegiatan yang bisa memikat hati para pemilih pemula yang notaben para anak-anak muda. Terlebih, mereka memiliki pemikiran yang rasional.

“Mesti digarap, biasanya pemilih pemula ini mayoritas pemilih yang mulai rasional. Walaupun, terkadang mereka dipengaruhi orangtua dan temannya sebagai referensi politik," pungkasnya. [Okz]



Penulis:
Editor: Redaksi